Thursday, 26 Apr 2018

Ingin Tahu Simulasi Kredit Mobil Lebih Dalam? Pelajari Istilah-Istilah Ini!

Simulasi kredit mobil

Simulasi kredit mobil akan sangat membantu Anda untuk mengkalkulasi seberapa besar uang atau dana yang akan dikeluarkan untuk membeli mobil secara kredit. Apalagi jika mobil yang akan Anda beli merupakan mobil bekas yang notabene memiliki harga lebih murah. Anda tentu tak ingin rugi atau itipu penjual saat membeli mobil bekas bukan? Oleh karena itu, Anda perlu melakukan simulasi kredit terlebih dahulu. Namun sebelumnya, ada baiknya untuk mengetahui dan memahami terlebih dahulu beberapa istilah yang akan Anda temui saat melakukan simulasi kredit tersebut.

Beberapa istilah penting tersebut diantaranya sebagai berikut:

  1. Uang muka

Uang muka atau dikenal juga dengan sebutan Down Payment (DP) pasti sudah sering Anda dengar. Istilah ini biasa muncul saat akan membeli sesuatu secara kredit, misalnya kredit rumah, mobil, motor atau properti lainnya. Uang muka sendiri memiliki arti yaitu pembayaran uang kepada pihak lain yang belum memberikan kewajibannya dalam menyelesaikan sebuah pembayaran. Misalkan Anda membeli mobil secara kredit, maka Anda harus membayar sejumlah uang yang nominalnya sebagian dari jumlah harga yang telah disepekati. Uang itu kemudian diserahkan ke pihak bank atau leasing saat menandatangani kontrak kesepakatan membeli mobil. Istilah uang muka ini pasti akan Anda temui saat melakukan simulasi kredit mobil.

  1. Plafon kredit

Yang dimaksud dengan plafon yaitu jumlah maksimum sebuah fasilitas yang diterima oleh calon nasabah yang akan meminjam uang (debitur) untuk membeli mobil sesuai dengan apa yang tercantum dalam surat perjanjian kredit. Istilah ini pasti juga akan Anda jumpai saat melakukan simulasi kredit mobil.

  1. Bunga kredit

Bunga kredit mobil memiliki artian sama dengan jenis bunga dalam pembayaran kredit lainnya, yaitu balas jasa nasabah kepada pihak bank yang terkait.

  1. Jangka waktu kredit

Istilah dalam simulasi kredit mobil berikutnya yaitu jangka waktu kredit. Istilah ini memiliki arti sebagai pengajuan waktu sebuah kredit. Untuk jangka waktu kredit sendiri biasanya akan disesuaikan dengan masa pensiun atau sesuai ketentuan lain yang dikeluarkan oleh pihak bank.

  1. Biaya asuransi

Selanjutnya ada biaya asuransi yang merupakan biaya untuk peralihan resiko yang diberikan kepada pihak perusahaan asuransi yang bekerjasama dengan pihak bank atau leasing ketika menawarkan sebuah mobil.

Setelah mengetahui istilah-istilah penting dalam simulasi kredit mobil, pertanyaan selanjutnya yaitu bagaimana cara kerja simulasi kredit tersebut? misalkan Anda membeli mobil bekas seharga Rp 200.000.000, uang muka yang harus dibayarkan adalah 20% dari harga mobil tersebut, jangka waktu selama 36 bulan, premi asuransi sebesar 9.5% pertahun dan bunga kredit sebesar 8%, maka gambaran pembelian mobil yang bisa Anda lakukan adalah sebagai berikut:

Harga Mobil  bekas  =   Rp 200.000.000

Uang Muka (DP) =   20% x Rp 200.000.000 =  Rp 40.000.000

Plafon Kredit  =   Rp 160.000.000

Maka perhitungan angsuran bulanan yang wajib Anda bayarkan adalah dengan rumus

Angsuran Bulanan   =  Plafon Kredit + Bunga yang Harus Dibayar / Tenor

Maka angsuran bulan yang harus dibayarkan adalah Rp 160.000.000 + Rp 38.400.000 / 36  = Rp 5.511.200.

Mobil yang akan Anda beli memiliki premi asuransi seperti yang sudah disebutkan, maka perhitungannya adalah 9,5% x Rp 200.000.000 =  Rp 19.000.000.

Jika dalam pembelian melibatkan biaya administrasi sebesar Rp 550.000, maka uang yang harus Anda siapkan secara keseluruhan adalah dengan menggunakan perhitungan uang muka ditambah dengan angsuran bulan pertama, premi asuransi dan biaya administrasi. Jadi perhitungannya menjadi seperti ini:

Rp 40.000.000 + Rp  5.511.200 + Rp 19.000.000 + Rp 550.000 = Rp 65.061.200.

shares