Wednesday, 26 Sep 2018

5 Alasan Bayi Harus Mengonsumsi Susu dari WHO dan IDAI

5 Alasan Bayi Harus Mengonsumsi Susu dari WHO dan IDAI

Anda akan datang ke jual susu bayi untuk mencari susu yang sesuai dengan kebutuhan bayi. Beberapa hal yang membuat bayi harus mengonsumsi susu formula menurut WHO dan IDAI. Perhatikan beberapa kondisi di bawah ini sebagai pengetahuan Anda dalam pemberian susu formula.

  1. Bayi Berat Badan Lahir Rendah dan Bayi Lahir Kurang 32 Minggu

Bayi yang lahir dengan berat badan lahir rendah dan bayi yang lahir kurang dari 32 minggu akan membutuhkan susu formula. Kondisi ini membuat bayi memerlukan kalori, protein, dan lemak untuk tumbuh kembang. Sedangkan kondisi bayi yang lahir kurang dari 32 minggu dianjurkan untuk minun karena  saluran cerna bayi yang lambat membuat ASI tidak optimal.

  1. Bayi yang Lahir Cukup Bulan Tetapi dengan Risiko Kesehatan

Berikut bayi yang memiliki kelainan dalam kesehatan. Pertama, bayi yang beresiko terkena penyakit hipoglikemia. Kondisi bayi akan membaik dengan memberikan suplemen ASI perah atau susu formula gula darah < 2.6 mmol (40 mg/dl) serta diulang 1 jam setelah minum ASI. Susu formula bayi bisa Anda cari di toko jual susu bayi dengan rasa yang bervariasi.

  1. Hiperbilirubinemia pada Hari-Hari Pertama Kelahiran

Saat produksi ASI berada di kondisi belum memenuhi kebutuhan bayi. Sedangkan kndisi bilirubin melebihi 20 – 25 mg/dL pada bayi sehat. Maka dianjuran untuk membantu diagnosis dengan menghentikan ASI 1-2 hari dan untuk itu Anda bisa memberikan susu formula sesuai piliiha Anda.

  1. Kondisi Bayi yang Mengalami Kelainan pada Tubuhnya

Bayi yang mengalami kelainan kongenital seperti sumbing atau helainan genetik akan mengalami kesulitan untu menyusui ASI secara langsung. Sehingga Anda membutuhkan suplemen dari susu formula untuk memberikan asupan gizi bagi bayi Anda dengan ruang dot yang leluasa.

  1. Ibu yang Mengalami Kondisi Kesehatan Bermasalah

Menurut WHO kondisi di mana seorang ibu tidak diizinkan memberikan ASI kepada anaknya dan memberikannya kepada bayinya dengan masalah. Masalah kesehatan yang dialami membuat Anda tidak menyusui sama sekali dan Anak Anda membutuhkan susu formula sebagai asupan gizi..

Ibu yang mengalami Hepatitis B atau TBC. Di mana jika Anda mengalami hepatitis b masih bisa memberikan ASI kepada bayinya dengan catatan khusus selama 48 jam setelah lahir. Jika lebih dan untuk menjalani aktivitas sehari-hari Anda harus melewati protokolnya.

Ada berbagai kondisi yang terjadi sehingga pemberian ASI tidak bisa dilakukan dan harus diganti dengan susu formula. Hal ini agar anak Anda tidak mengalami kekurangan asupan gizi. Anda bisa memilih susu bayi yang sesuai kebutuhan bayi di toko jual susu bayi. Jangan lupa konsultasikan ke dokter jika bayi Anda mengalami beberapa kondisi yang tidak stabil.

shares